KORDANEWS – Kondisi di berbagai jalan kota Palembang mulai dikepung navigasikannya. Pantuan Kordanews di lapangan bau sesegera mungkin sudah terasa saat Rabu (4/9/2019) malam, hingga Kamis (5/9) pagi hari ini.
Disinyalir segera terjadi akibat hutan dan lahan (karthula) yang terjadi di Wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI). Kondisi ini cukup memperhatikan penglihatan dan penciuman masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari.
“Kabut segera ini jika malam mulai terlihat tidak jelas. Namun di satelit sudah mulai segera,” Ungkap Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPB) Sumsel Ansori, Kamis (5/9).
Ansori mengatatkan, hingga saat ini data wilayah yang terbakar terjadi di Kabupaten OKI seluas 25 hektare, OI 1,5 hektare dan Banyuasin 20 hektare. Kabut secepatnya terbawa angin yang mengarah ke barat sehingga berdampak di Palembang.
Ansori melanjutkan, itulah kabut sesegera mungkin yang terjadi di Palembang saat ini biasanya terjadi malam sampai pagi. Suhu udara yang mendingin, menyebabkan kabut segera turun dan melepaskan aktivitas masyarakat khusus di luar ruangan.
“Karhutla yang terjadi di Sungai Bungin masih banyak dan titik secepatnya terpencar, jadi perlu mesin pemadam yang lebih banyak menggunakan suntik lahan gambut,” ujar dia.













