KORDANEWS — Kabut asap pada hari ini kembali menyelimuti Kota Palembang, Kamis (5/9). Bahkan kabut asap lebih tebal dan terasa lebih sesak dibandingkan hari sebelumnya.
Selain itu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut jarak pandang terendah pada 300 meter.
Dengan kejadian tersebut aktivitas di pagi hari masyarakat Sumsel khsususnya Kota Palembang terganggu, termasuk para pelajar yang akan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Kasdisdik) Sumsel Widodo berencana akan memundurkan jam belajar sekolah pagi ke lebih siang hari.
“Kami masih berkoordinasi dan menunggu keterangan dengan Dinkes Sumsel mengenai informasi resmi tentang tingkat kepekatan asap apakah itu membahayakan bagi kesehatan anak-anak. Jika membahayakan Dinas Pendidikan (Disdik) bakal terbitkat surat edaran ke sekolah untuk menata atau geser jam belajarnya ke lebih siang,” kata Widodo saat dikonfirmasi, Kamis (5/9).
Namun sejauh ini, kondisi belajar mengajar di sekolah yang ada di Sumsel masih berjalan normal seperti biasa. Mengingat, pekatnya kabut asap itu hanya terjadi pada pagi hari saja.













