Dia menyampaikan, itu pihak medis tidak tahu detail sakit yang diidap oleh almarhum Hebat. Namun, dia mengikuti kegiatan itu baru satu setengah hari berlalu. Bukan itu saja, dia juga sudah diotopsi di rumah sakit umum dan tidak ditemukan ada indikasi kekerasan.
“Kapan saja mau kirim ke rumah duka di Bekasi, diberikan formalin terlebih dahulu ke rumah sakit Siti Khodijah Palembang. Dan almarhum hari ini dikubur di Bekasi dan dikirim ke sana menggunakan pesawat pertama tadi pagi, ”ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, pihak UIN Raden Fatah Palembang turut berbela sungkawa dan ini menurutnya merupakan musibah.
“Kami berharap ke depan saat mahasiswa mengikuti Diksar Menwa harus kuat secara fisik. Bukan itu saja, dari pihak kampus juga sedang melayat ke rumah keluarga, ”tuturnya. (Ab)
Editor: Jhonny













