“Terpapar diruang terbuka tanpa masker dalam waktu yang lama bisa menyebabkan Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), makanya kita harapkan kalau keluar masyarakat jangan terlampau lama terpapar dengan kabut asap, kalau pun lama lebih baik menggunakan masker,” pungkasnya
Sementara di lain pihak sekretaris Dinas Kesehatan dr Trisnawarman menambahkan, Pembagian masker ini telah merata dibagikan terutama di kabupaten/kota yang terdeteksi berdampak gangguan asap akibat karhutlah.
“ Sudah banyak yang kita sebarkan sudah berapa puluh ribu masker yang kita kirimkan, nah ini untuk harini saja lebih kurang hampir 5000-10.000 masker lebih dibagikan,” tuturnya
Ia berharap, masker ini mampu mengantisipasi atau sebagai alat pelindung diri terhadap asap, sehingga masyarakat tidak mudah terjangkit ispa. Selain itu pula kesadaran masyrakat juga sangat menentukan terhadap prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Dinkes Provinsi Sumsel juga sudah mengirimkan surat himbauan atau edaran ke kabupaten/ kota untuk mencegah dengan memakai masker, dengan gizi yang cukup, jangan membakar lahan kemudian juga antisipsi lainnya, Karena kalau kondisi lemah sangat mungkin mudah terjadi ispa,” pungkasnya.
Editor : Chandra.













