PeristiwaSosok

3 Pemimpin Dunia Penuh Kontroversi

×

3 Pemimpin Dunia Penuh Kontroversi

Share this article
North Korean leader Kim Jong Un arrives at a railway station in the far eastern city of Vladivostok, Russia April 24, 2019. REUTERS/Shamil Zhumatov

Hun Sen, Perdana Menteri Kamboja
Perdana Menteri Hun Sen sudah lebih dari 25 tahun berkuasa di Kamboja. Dia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Rakyat Kamboja dan anggota parlemen dari wilayah pemilihan Kandal. Setelah memenangkan pemilu pada 2018, Hun Sen mencatatkan diri sebagai pemimpin di Kamboja dengan masa jabatan paling lama terhitung sejak 1979 sampai sekarang (2019). Dia berumur 32 tahun ketika menjadi orang nomor satu di Kamboja atau kepala negara termuda di dunia saat itu.

Hun Sen penuh kontroversi diantaranya tuduhan dari lembaga Amnesti Internasional pada 1987 yang menudingnya telah melakukan penyiksaan pada para tahanan politik dengan menggunakan listrik dan kantong plastik yang bisa membuat mereka kehabisan nafas. Hun Sen juga tidak mau melepaskan jabatannya sebagai Perdana Menteri, sebaliknya dia membubarkan partai-partai politik oposisi di negaranya. Pemilu pada 2018, diselenggarakan tanpa kehadiran partai oposisi.

Omar al-Bashir, Presiden Sudan
Selain menjabat sebagai Presiden, al-Bashir juga memegang kekuasaan sebagai Ketua Partai Kongres Nasional. Al-Bashir menjadi orang nomor satu di Sudan pada 1989 atau saat dia menjadi salah satu jenderal di Angkatan Darat Sudan. Dia memimpin sebuah kudeta militer untuk menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Sadiq al-Mahdi atau ketika Sudan berisiko meluasnya musibah kelaparan.

Sejak kudeta itu, al-Bashir tiga kali terpilih menjadi Presiden Sudan. Namun pada 2009, al-Bashir menjadi Presiden Sudan pertama yang dituntut oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas tuduhan kampanye pembunuhan massal, perkosaan dan penjarahan terhadap warga sipil di kota Darfur.

Editor:John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *