Sejak dilakukan program pelatihan tersebut, lanjut Feby, jumlah tingkat kelulusan para peserta dalam melakukan tes uji pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) setiap harinya terus meningkat dari sebelumnya.
“Sekarang ya Alhamdulillah, setiap hari yang lulus uji pembuatan SIM rata-rata sekitar 10 sampai 15 orang, kalau dulu sebelum dilakukan program ini sedikit sekali ya, sekitar 3 sampai lima orang. Tapi Alhamdulillah, program yang kita jalankan ini bisa dibilang cukup berhasil membantu masyarakat, dan mengurangi angka kecelakaan, karena banyak masyarakat yang sudah layak mengendarai kendaraannya,” paparnya.
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk mengikuti program ini, agar bisa dan mengerti tentang tata cara berkendara yang benar.
“Ayolah masyarakat disini, ikuti program nya, biar paham dan mengerti, kan kalau biasa melakukan hal yang benar, jadi mudah saat mengikuti tes nanti,” imbuhnya. (Ari)
Editor : Chandra.













