KORDANEWS – Sakit dada sebelah kiri kerap kita alami, yang mana kondisi ini lantas menimbulkan rasa cemas dan takut berlebihan. Banyak dari Anda yang berasumsi bahwa nyeri dada sebelah kiri adalah tanda penyakit jantung. Meskipun hal tersebut benar, namun sakit dada sebelah kiri tak melulu berkaitan dengan penyakit jantung. Daripada berasumsi yang bukan-bukan, simak apa saja penyebab sakit dada sebelah kiri.
Macam-Macam Penyebab Sakit Dada Sebelah Kiri
Sakit dada sebelah kiri adalah kondisi yang kerap membuat Anda merasa was-was. Pasalnya, dada sebelah kiri adalah lokasi di mana organ jantung berada sehingga tak heran sebagian besar orang merasa ada yang salah dengan jantungnya ketika mengalami sakit dada sebelah kiri.
Apakah sakit dada sebelah kiri sudah pasti karena penyakit jantung? Berikut penjelasan mengenai penyebab sakit dada sebelah kiri yang perlu Anda ketahui.
1. Penyakit Serangan Jantung
Ini dia penyebab sakit dada sebelah kiri yang sering ditakuti oleh orang-orang. Mengingat lokasi jantung yang berada di area dada sebelah kiri, tak ayal penyakit serangan jantung ditandai dengan nyeri dada sebelah kiri.
Serangan jantung adalah penyakit yang menyerang jantung sebagai akibat dari kerusakan organ tersebut karena tidak adanya aliran darah yang membawa pasokan oksigen.
Gejala khas serangan jantung adalah nyeri dada sebelah kiri yang muncul secara tiba-tiba dengan kualitas sakit yang cukup ‘menyiksa’. Penggambaran dari dada kiri sakit akibat serangan jantung ini yaitu dada seolah-olah mengalami tekanan, hingga rasa sesak yang terjadi di area rongga dada.
Tak hanya dada kiri yang sakit, Anda dimungkinkan mengalami serangan jantung apabila nyeri dada sebelah kiri tersebut dibarengi dengan gejala lainnya, seperti:
-Rasa nyeri dan panas di area tubuh bagian kiri
-Nyeri menjalar ke leher, rahang, lengan kiri dan kanan, hingga punggung
-Lengan terasa kaku, lemas, pegal, dan kesemutan
-Keringat dingin
-Sesak napas
Pada beberapa orang, gejala-gejala di atas mungkin saja tidak muncul seiring dengan dada kiri yang terasa sakit. Oleh sebab itu, segera periksakan diri ke dokter manakala Anda merasakan nyeri dada sebelah kiri untuk memastikan penyebab sakit dada sebelah kiri yang dialami tersebut.
2. Angin Duduk (Angina)
Angina atau biasa kita kenal dengan sebutan ‘angin duduk’ sejatinya bukan merupakan penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit, yaitu jantung koroner.
Angina adalah penyebab sakit dada sebelah kiri, di mana kondisi ini mengharuskan penderitanya mengalami nyeri dada sebelah kiri yang bisa menjalar ke bagian tubuh sebelah kiri, seperti leher, rahang, lengan, dan punggung.
Angina terjadi akibat kurangnya pasokan darah menuju jantung. Padahal, darah berfungsi membawa oksigen yang dibutuhkan oleh jantung guna menjalankan fungsinya, yakni memompa darah.
Aktivitas fisik yang memicu jantung untuk berdetak kencang acap kali menjadi awal dari terjadinya gejala angina ini. Jika sehabis melakukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya dada kiri sakit, maka kemungkinan Anda mengalami angina.
3. Kardiomipati
Penyebab sakit dada sebelah kiri lainnya adalah kardiomipati. Kardiomipati adalah penyakit yang menyerang jantung sebagai akibat dari otot jantung yang melemah, atau bermasalah pada strukturnya. Akibatnya, jantung tidak dapat melakukan tugasnya, yakni memompa darah, secara optimal.
Kardiomipati lantas menyebabkan nyeri dada sebelah kiri, yang disertai dengan gejala-gejala lainnya, seperti:
-Jantung berdegup kencang
-Sesak napas
-Kepala pusing
-Leher, perut, pergelangan kaki, dan telapak kaki mengalami pembengkakan
4. Miokarditis
Miokarditis adalah kondisi di mana jantung mengalami peradangan (inflamasi). Peradangan tersebut disebabkan oleh infeksi virus. Miokarditis kemudian menjadi penyebab sakit dada sebelah kiri, pun ditandai oleh sejumlah gejala lain seperti sesak napas, ritme jantung tidak beraturan, dan rasa lelah.
Sayangnya, miokarditis lama-kelamaan dapat menimbulkan komplikasi serius berupa kerusakan pada otot jantung akibat sistem kelistrikan jantung yang terganggu. Akibatnya, jantung tidak bisa menjalankan fungsinya untuk memompa darah sehingga yang terjadi adalah penggumpalan darah di dalam jantung. Kondisi ini lantas menjadi pemicu stroke dan serangan jantung.
5. Kostokondritis
Dada kiri sakit tak melulu soal gangguan jantung. Adalah kostokondritis, yakni kondisi di mana terjadi peradangan (inflamasi) pada tulang rawan dari tulang rusuk. Jika yang mengalami peradangan adalah tulang rusuk sebelah kiri, maka sakit dada sebelah kiri bisa menjadi pertandanya.
Kostokondritis adalah penyakit tulang rawan yang menjadi penyebab umum sakit dada sebelah kiri. Penyakit ini bukan tergolong penyakit berbahaya dan mengancam jiwa sehingga tidak perlu Anda khawatirkan. Periksakan diri ke dokter guna memastikan apakah dada kiri sakit yang Anda alami terkait kostokondritis atau bukan.
6. Perikarditis
Pada jantung, terdapat 2 (dua) lapisan tipis yang menyelubunginya, disebut sebagai lapisan pericardium. Nah, ada kondisi di mana perikardium tersebut mengalami inflamasi dan iritasi. Adalah pericarditis, yang kemudian menjadi penyebab sakit dada sebelah kiri seperti tertusuk-tusuk.
Selain itu, perikarditis juga menyebabkan rasa nyeri di kedua bahu, tau bisa hanya salah satunya. Gejala khas jantung lainnya juga mungkin saja terjadi ketika perikardium mengalami peradangan.
7. Pneumonia
Pneumonia atau lazim dikenal sebagai penyakit paru-paru basah ini juga menjadi salah satu penyebab sakit dada sebelah kiri atau seluruhnya. Saat Anda mengalami pneumonia, dada akan terasa sakit seperti tertusuk-tusuk manakala Anda sedang menarik napas.
Selain itu, pneumonia yang disebabkan oleh infeksi pada paru-paru ini ditandai oleh gejala batuk yang tidak henti-hentinya dengan disertai dahak. Pneumonia umum terjadi pada mereka yang memang memiliki gangguan pernapasan, seperti influenza dan bronkitis.
8. Pneumotoraks
Adanya udara yang terkumpul di rongga tipis antara paru-paru dan dinding dada (pleura) mengakibatkan munculnya penyakit yang disebut sebagai pneumotoraks. Pneumotoraks adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh terbentuknya celah di area pleura tersebut akibat jaringan paru-paru yang sobek, atau dinding dada mengalami cedera.
Pneumotoraks menjadi penyebab sakit dada sebelah kiri dan kanan akibat tekanan dari udara yang ‘terjebak’ di rongga paru sehingga paru-paru mengempis dan menimbulkan nyeri.
Selain dada kiri sakit, pneumotoraks juga ditandai dengan sesak napas, batuk, hingga kulit membiru. Jika tidak segera ditangani, pneumotoraks dapat menyebabkan kematian.
9. Pleuritis
Pleura atau selaput pembungkus paru juga bisa mengalami peradangan, yang mana kondisi ini disebut sebagai pleuritis. Akibat peradangan tersebut, dada sebelah kiri akan terasa sakit, terutama ketika penderitanya sedang bersin dan batuk-batuk.













