Beni juga menyampaikan, agar Cabor Panjat tebing ini harus disosialisasikan ke masyarakat kalau olahraga ini sebenarnya tidak berbahaya. Oleh karena itu FPTI Sumsel dari hari kehari sangat mendukung untuk mempopulerkan panjat tebing, sehingga olahraga ini tidak lagi dilakukan hanya orang tertentu saja. Kedepan dalam sarana dan prasarana, berharap kepada Pemerintah Sumsel dan Kabupaten/Kota untuk membantu fasiltasi cabor ini.
“Hari ini berkat kerjasama yang baik, Kota Sekayu mendapatkan kepercayaan menajdi tuan rumah pelatihan pelatih panjat tebing. Tujuannya untuk menciptakan 100.000 pelatih yang handal untuk Indonesia, dan hari ini baru beberapa untuk cabor Panjat Tebing. Oleh karena itu kegiatan ini menjadi titik awal untuk melakukan pelatihan di level satu,”pungkansya.
Lanjutnya, “Saya ucapkan selamat datang di Bumi Serasan Sekate kepada para pelatih. Saya ucapkan selamat berlatih, manafaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini. Muba memiliki tekad yang kuat untuk mewujudkan Sport Tourism.Diharapkan utusan FPTI kabupaten/kota agar dapat memberikan pembianaan di Kabupaten/Kota masing-masing agar lebih berprestasi, bisa menciptkan bibit lebih berkualitas dari yang kita harapkan sampai saat ini,”ucap Beni.
Turut hadir Pengurus Pusat FPTI, Yudistira pada acara pembukaan pelatihan tersebut. Dikatakannya, olahraga panjat tebing ini berawal dari kebutuhan teman-teman di daerah. Hingga sekarang ini para penggiat panjat tebing terus meningkat dengan adanya prestasi yang diperoleh para atlet.
“Jadi sudah sewajarnya kita menjadi patriot di inonesia ini, mari kita mendukung olahraga ini bagaimana caranya supaya lebih baik. Pada dasarnya kelebihan dalam memanjat ada pada diri masing-masing, tinggal pembinaannya. Terpenting yang harus difokuskan bahwa dalam melakukan sesuatu kita tidak boleh setengah-setenga, harus total sehingga bisa meraih hasil maksimal,”imbuhnya.
Editor : Chandra.













