Health

Optimis Memang Bagus, tapi Kalau Berlebihan Juga Tidak Baik, Ini Akibatnya

×

Optimis Memang Bagus, tapi Kalau Berlebihan Juga Tidak Baik, Ini Akibatnya

Share this article

Terlalu optimis akan membawa akibat buruk, karena membuat Anda terperangkap pada kondisi di mana Anda hanya mau menerima yang baik-baik saja.

3. Mengabaikan risiko yang akan dihadapi
pasangan tidak percaya diri
Salah satu akibat dari terlalu optimis adalah mengabaikan risiko yang mungkin dihadapi dari segala tindakan yang dilalui.

Misalnya, Anda sangat yakin bahwa bisnis atau investasi yang sedang Anda jalani akan memperoleh untung besar.

Sebenarnya, sifat tersebut baik karena membuat Anda lebih termotivasi. Akan tetapi, jika optimisme berlebihan, Anda malah tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi adanya risiko kegagalan.

Mengapa seseorang bisa terlalu optimis?
senyuman manis
Ada beberapa faktor yang menyebabkan sifat optimis berlebihan ini akhirnya muncul, antara lain:

-Kejadian yang sangat jarang terjadi. Misalnya, bencana alam seperti banjir sering disepelekan oleh orang yang tinggal di dataran tinggi.
-Terlalu percaya terhadap kemampuan diri sendiri, sehingga membuat Anda kurang persiapan terhadap risiko dari masalah yang sedang Anda tangani.
-Peristiwa negatif yang tidak mungkin terjadi pada kehidupannya, seperti merasa tidak mungkin menderita penyakit kanker karena telah menjalani gaya hidup sehat
-Menyeimbangkan antara pikiran positif dan negatif
kenapa saya masih jomblo
-Berpikiran positif memang baik untuk menyemangati diri sendiri agar tidak cepat menyerah.

Akan tetapi, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, terlalu optimis justru hanya mendatangkan akibat yang berpengaruh besar terhadap hidup Anda.

Oleh karena itu, cobalah untuk menyeimbangkan pola pikir Anda. Misalnya, berpikir rasional, tetapi masih bisa memiliki pandangan yang positif.

Contohnya, dibandingkan berpikir Anda akan lulus ujian ini, lebih baik menggantinya dengan pikiran untuk melakukan yang terbaik apa pun hasilnya.

Setidaknya, hal tersebut dapat mengurangi rasa kecewa di dalam diri Anda karena berharap terlalu lebih. Hal ini bertujuan agar Anda mengakui setiap orang memiliki keterbatasan, kelemahan, dan kegagalan.

Pikiran seperti itu penting untuk melindungi diri Anda dari akibat terlalu optimis dan setidaknya Anda mengetahui dengan benar bahwa prinsip tiada usaha yang mengkhianati hasil itu sungguh benar adanya.

Editor : John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *