KORDANEWS – Sebanyak 44 jasad ditemukan terkubur dalam keadaan terbungkus kantong plastik hitam di sebuah wilayah tambang di negara bagian Jalisco, Meksiko.
Dilansir dari The Sun, Senin (16/9), penemuan ini muncul setelah masyarakat setempat berulang kali mengeluhkan bau busuk serta banyak lalat di wilayah yang telah di ditinggalkan beberapa tahun lalu.
Polisi kemudian datang untuk menggali tambang tersebut dengan alat berat karena sejumlah jenazah itu ditimbun di dalam tanah.
Setelah wilayah tersebut digali, mereka kemudian menemukan 119 kantong lainnya yang berisi sisa-sisa tubuh manusia yang telah dimutilasi.
“Ini membuat saya sedih dengan berbicara mengenai hal ini, namun masyarakat memiliki hak untuk tahu apa yang sedang terjadi,” ujar Kepala Kabinet Keamanan Jalisco, Macedonio Tamez Guajardo kepada media asal Meksiko, Milenio.
Dikutip dari Fox News, ia menambahkan bahwa jasad-jasad tersebut ditemukan dalam berbagai kondisi. Petugas sebelumnya berhasil mengidentifikasi sekitar 37 orang, tetapi Institut Ilmu Forensik Jalisco menambahkannya menjadi 44 orang pada Jumat pekan lalu.
Akibat kondisi jasad-jasad yang termutilasi, para petugas forensik berupaya untuk menyatukan berbagai bagian tubuh demi mempermudah proses identifikasi para korban.
“Ini adalah pekerjaan forensik yang sangat rumit karena banyak mayat yang harus disatukan lebih dahulu sesegera mungkin. Kemudian mereka harus mengidentifikasi mereka,” kata Guajardo.













