Sementara itu Drs H. Karim Subki dalam khotbahnya mengutif Al-Qur’an Surat Az-Zariyat ayat 49 yang artinya “ Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah”. Dimana lanjut Khotib yang berpasang-pasangan itu diantaranya ada musim hujan ada musim kemarau. Dia juga menyebutkan seluruh makhluk yang diciptakan Allah di dunia ini diciptkan adalah bagian dari ujian.
“Semua mahluk adalah ujian. Termasuk orang beriman akan diuji. Setiap ujian yang diberikan pasti ada tujuan,” tegas Abdul Rahman.
Disebutkannya ada tiga makna ujian yang ada di dalam Al-Qur’an yakni Allah akan mengangkat derajat umatnya yang lulus dari ujian sebagaimana Allah telah memberikan ujian pada Nabi Ibrahim AS. Sedangkan makna kedua yang didapat dari adanya ujian, Allah akan mengampuni dosa umatnya. Sedangkan maknsa ketika melalui ujian kemarau berkepanjangan, Allah menyuruh umatnya melakukan introspeksi diri.
“Allah menguji pasti ada tujuan. Kita hadir disini memohon agar kita menjadi hamba yang dicintai Allah. Kalau dicintai Allah kita akan diberi sesuai dengan apa yang kita minta,” pungkasnya sembari memimpin doa
bermunajad, memohon ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas dosa yang telah diperbuat dan sembari berharap diturunkannya rahmad Allah berupa hujan yang akan mengguyur Bumi Sriwijaya.
Editor : Chandra.













