KORDANEWS – Trichosanthes kirilowii atau yang sering dikenal sebagai timun cina ini sudah sejak lama diandalkan sebagai obat herbal. Biasanya, bagian yang dijadikan tanaman herbal adalah buah, biji, hingga akarnya.
Bagian akarnya disebut-sebut mampu membantu mengatasi gejala HIV/AIDS, batuk, demam, pembengkakan, tumor, dan diabetes. Selain itu, ekstrak akar timun cina juga dianggap dapat mengobati berbagai kondisi seperti:
-infeksi atau luka
-telat menstruasi
-penyakit hepatitis
-sering buang air kecil
Sementara itu, buah dan benihnya dikonsumsi untuk atasi batuk, demam, dan pembengkakan. Tanaman herbal ini juga bisa membantu pengobatan tumor.
Bagaimana cara kerjanya?
Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja suplemen herbal ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Namun, ada beberapa penelitian yang dilakukan pada hewan membuktikan bahwa zat di dalam timun cina mampu menghambat pertumbuhan tumor serta perkembangbiakan virus HIV.
Dosis
Informasi yang disediakan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum menggunakan pengobatan ini.
Berapa dosis yang biasa digunakan untuk timun cina?
Dosis tidak ditetapkan dengan jelas dalam literatur. Dosis untuk suplemen herbal ini mungkin berbeda untuk setiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Suplemen herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.
Dalam bentuk apa saja timun cina tersedia?
Suplemen herbal ini dapat tersedia dalam bentuk jus atau buah segar.
Efek Samping
Apa efek samping timun cina?
Timun cina dapat menyebabkan beberapa efek samping termasuk:













