KORDANEWS – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan kabut asap seperti saat ini sudah terjadi berulang kali, setiap tahun di beberapa Wilayah Indonesia di Sumatera Selatan (Sumsel).
Apalagi dampak yang ditimbulkan sangat terasa bagi kesehatan masyarakat akibat kejadian buruk itu.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumsel menilai tata kelola gambut yang salah menjadi perdebatan yang membuat bencana karhutla sering terjadi.
“Saat ini segera sangat parah bukan main-utama lagi, karena ada tata kelola gambut yang salah dari. Dari total lahan gambut yang ada di Sumsel, sekitar 1,4 Juta hektare lahan diberikan kepada konsesi sebanyak 700 ribu hektare,” Ujar Direktur Eksekutif Walhi Provinsi Sumsel, Hairul Sobri di Palembang, Jumat (20/9).













