“Untuk itu, Saya bersama Mapala Kelaras berikan edukasi Ecobrick agar sampah anorganik jenis apapun dapat diolah kembali menjadi alat atau barang yang dapat digunakan, “Jelasnya.
Oleh sebab itu, dengan adanya edukasi yang diberikan Mapala Kelaras di Hari Bersih Indonesia, mahasiswa dan masyarakat dapat mengurangi sampah dimulai di rumah masing-masing dengan memilah yang masih digunakan dan diolah kembali.
“Sampah ini paling banyak datang dari rumah tangga. Jadi kalau sekarang baru bisa dikurangi 2-3 persen paling banyak. Jadi artinya oleh kita-kita, termasuk rumah kami juga dan di rumah kita juga, bahwa sampah itu sampah aja. Nah, ini harus semakin kita kurangi, artinya kita pilah dengan baik mana yang bisa digunakan ulang, lalu mana yang bisa jadi produk yang lain kalo diolah,”Jelasnya. (Ab)
Editor : Jhonny













