KORDANEWS – Warga Kelurahan Lahat Tengah, Kecamatan Lahat melakukan blokade Jalan Lintas Sumatera Lahat-Pagaralam, tepatnya di Kelurahan Gunung Gajah Kecamatan Lahat. Tampak di lokasi, sejumlah warga menggelar aksi protes dengan memblokade ruas Jalan Lintas Sumatera tersebut.
Aksi ini, secara spontan yang dilakukan masyarakat warga Gunung Gajah (Gugah) sebagai bentuk protes atas pekerjaan Proyek Jalinsum sepanjang dua kilo. Namun, di lapangannya tidak dipasang Papan Merk Proyek.
“Kami juga tidak tahu ini proyek apa, karena di lokasi pekerjaan tidak dipasang papan merk proyek,” ungkap Endik (42) warga Lahat Tengah, Kecamatan Lahat. Senin (23/09).
Ia menjelaskan, aksi protes yang dilakukan ini, karena banyak masyarakat yang melintas di lokasi ini mengalami kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, setelah seperti itu, lalu siapa yang tanggungjawab akibat Lakalantas ini.
“Sifat aksi ini spontan saja, tidak terencana. Kita hanya berharap Jalinsum yang diaspal dapat disiram, agar tidak berdebu. Sebab, pemilik warung mie, warung nasi, warung lain lainnya, bengkel, Masjid Lahat Tengah dan warga yang menggeluh akibat debu yang beterbangan dari jalan yang masih dalam pengerjaan ini,” tuturnya.
Dari aksi ini, warga dan RT Lahat Tengah turun ke jalan. Sebagai bentuk protes atas Pembangunan Pengerjaan Proyek Jalan. Terlebih lagi sangat berdebu ketika ada mobil dan motor yang melintas di lokasi. Sehingga, mengganggu penghilatan bagi pengendara.













