Ningxia dan Gansu juga telah melarang azan. Di sekitar masjid-masjid bersejarah di sana, waktu sholat sekarang diumumkan dengan membunyikan klakson. Seorang imam di ibu kota Ningxia, Yinchuan, mengatakan pemerintah baru-baru ini mengunjungi dan memperingatkannya untuk tidak membuat pernyataan publik tentang masalah agama.
Pihak berwenang juga menargetkan masjid itu sendiri. Di Gansu, pekerja konstruksi di Gazhuang, sebuah desa dekat Linxia, mengubah desain masjid pada bulan April, dengan menutup kubah emasnya. Kubah masjid itu belum dibuka kembali. Polisi berpakaian sipil mengawasi jurnalis yang masuk.
Di provinsi selatan Yunnan, di mana sudah lama ada komunitas Hui, pemerintah Desember lalu menggembok masjid di tiga desa kecil yang dijalankan tanpa izin resmi. Ada protes dan pertengkaran singkat dengan polisi, tetapi tidak berhasil. Kabupaten Cina mengeluarkan pernyataan yang menuduh masjid mengadakan kegiatan dan kelas agama ilegal.
Statistik resmi menunjukkan bahwa sekarang ada lebih banyak masjid di Cina daripada kuil-kuil Buddha, yakni 35.000 dibandingkan dengan 33.500. Pada tahun lalu, sejumlah masjid di Cina telah diubah, ditutup atau dihancurkan seluruhnya, banyak dari masjid-masjid ini berlokasi di Xinjiang, menurut pejabat dan laporan media.
Editor :John.W













