“Jembatan ini dibangun tahun 1992 dan telah dilakukan perbaikan beberapa kali hingga akhirnya rusak karena diterjang angin,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota DPRD Muara Enim Indra Gani saat ditemui di lokasi mengatakan, pemerintah daerah telah memasukan anggaran perbaikan untuk jembatan ini pada APBD Perubahan 2019.
Namun menurutnya, anggaran yang disiapkan dinilai tidak cukup karena kondisi jembatan yang juga sudah mulai korosi.
“Memang jembatan ini akan di bangun melalui dana ABT tahun 2019. Karena ini kejadian alam saya minta ke Pemda untuk dimasukan dalam anggaran bencana alam karena dananya tidak mencukupi,” tukasnya.
Sedangkan, Sekretaris Daerah Muara Enim Hasanuddin yang meninjau langsung jembatan itu mengatakan, pihaknya akan memasukkan anggaran perbaikan jembatan ini di dana bencana.
“Nanti dimasukkan ke anggaran bencana agar perbaikan jembatan bisa dilakukan dengan cepat dan segera bisa difungsikan kembali,” pungkasnya. (Ari).
Editor : Chandra.













