Pink
Merah muda atau pink banyak diasosiasikan dengan kelembutan dan kepekaan. Warna ini memberikan efek tenang dan damai. Hal ini dimanfaatkan oleh lembaga permasyarakatan di California, Amerika Serikat. Ketika para tahanan percobaan di bawah usia mulai berulah dan bertindak kasar, mereka dijebloskan dalam sebuah sel dengan dinding berlapis cat merah muda lembut. Anak-anak yang berada di dalam sel ini pun cenderung bersikap lebih tenang, berhenti berteriak-teriak dan memberontak, bahkan sampai tertidur hanya dalam waktu 10 menit.
Kuning
Efek psikologis yang ditimbulkan warna kuning adalah optimisme, kreativitas, dan semangat. Kuning sangat mudah dikenali oleh mata dan dibedakan dari warna-warna lainnya sehingga orang yang melihat warna ini akan merasa lebih berenergi dan mudah mendapatkan ide-ide baru yang berbeda. Biasanya Anda akan menemukan semburat warna kuning yang cerah pada kantor-kantor perusahaan kreatif atau di taman kanak-kanak.
Ungu
Biasanya warna ungu dikaitkan dengan spiritualitas, kemewahan, dan kejujuran. Warna ungu adalah campuran antara merah yang berani dan biru yang tenang, sehingga kombinasinya menghasilkan efek yang kuat tapi tetap penuh kedamaian. Ungu banyak digunakan oleh spa, salon, dan pusat perawatan tubuh agar para pelanggan bisa menikmati kesan yang mewah dan memanjakan.
Jingga
Meski terkesan mirip dengan warna kuning, jingga lebih memancarkan kehangatan, kenyamanan, dan tekad yang kuat. Berada di tengah-tengah warna merah dan kuning yang menonjol, jingga akan mendorong Anda bersikap lebih terbuka dan ramah pada orang lain, terutama orang asing. Jingga juga akan membuat Anda berani mengambil tindakan dan risiko. Maka tak heran jika warna ini banyak ditemui pada logo perusahaan hiburan.
Editor : Jhon.Wick













