KORDANEWS – Pada bulan September penderita ISPA mencapai 45 ribu pasien, akibat dampak kabut asap yang terjadi akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel. 45 ribu pasein didominasi oleh usia lebih dari lima tahun.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Sumsel, Ferry Yanuar mengakui penyakit ISPA didominasi di usia diatas lima tahun. Meskipun begitu, dirinya tidak begitu mengingat jumlahnya.
“ISPA sendiri merupakan 10 penyakit paling banyak penderitanya. Namun, bukan terkategori dalam kasus luar biasa. Untuk jumlahnya sendiri setiap bulan flktuatif dan rata-rata mencapai 50 ribu penderita, “Ujarnya saat ditemui di Dinkes Sumsel, Senin (14/10).
Berdasarkan data, untuk penderita terbanyak pada tahun 2019 terjadi pada bulan April yakni mencapai 55 ribu penderita. Sedangkan, untuk bulan September mengalami penurunan yakni hanya 45 ribu.
Untuk data pertahun, penderita ISPA paling banyak terjadi pada tahun 2017 yakni mencapai 47 ribu. Untuk daerah yang paling banyak terjangkit ISPA yakni Palembang, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), Musi Banyuasin (Muba) dan Banyuasin.













