KORDANEWS – Bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut, Bank Indonesia (BI) laksanakan Kas Keliling ke daerah Terdepan dan Terluas serta Terpencil (3T) untuk Wilayah Sumatera.
Hal ini disampaikan Yunita Resmi Sari selaku Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumsel kepada KordaNews mengatakan “Kas keliling ke daerah 3T tersebut sebagai upaya misi pihak kami dalam menegakan kedaulatan uang rupiah dan membawa modal kerja sebanyak Rp. 5,6 Millar, untuk didistribusikan dan ditukarkan dengan uang lusuh kepada masyarakat, dari modal tersebut, 69 persennya, kami bisa memperoleh dan menarik uang tidak layak edar dari daerah 3T tersebut’ ungkapnya kepada para media di Dermaga petikemas Boom Baru usai menyambut KRI Barakuda 633 yang membawa Tin Kas Keliling BIeliling, Kamis (17/10).
Lebih lanjut dikatakan nya, tidak hanya, menyalurkan uang dan menarik uang yang tidak layak edar, tetapi pihaknya juga melaksanakan haknya juga program sosial dari Bank Indonesia kepada sekolah-sekolah terpencil di daerah tersebut dalam bentuk buku, peralatan sekolah dan komputer.
Menurutnya upaya ini untuk mengedukasi dan meningkatkan Intelektual masyarakat di daerah 3T tersebut juga merupakan kerjasama dari KPw BI Sumsel, Riau, Sumatera Barat dan dari kantor pusat. Dalam kunjungan ke daerah 3T tersebut kami juga melakukan sosialisaasi mengenai ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada masyarakat dan juga kepada siswa sekolah.
Komandan KRI Barakuda 633, Mayor Laut (P) Moechammad Soeryo juga mengungkapkan, terdapat tujuh lokasi 3T yang disinggahi pihaknya selama melaksanakan Kas Keliling. Dimulai dari Dumai, Pulau Rangsang, Pulau Bengkalis serta Pulau Rupat.
Dikatakan nya, ketiga pulau tersebut memang berada di daerah terluar dan berhadapan langsung dengan Megara Malaysia.













