Pihak keluarga yang merasa janggal dengan kematian korban saat malam hari terutama dengan alasan meninggal jatuh dari pohon di jam 2 dini hari langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan Visum.
“Dia kalau manjat pohon yang rendah memang biasa seperti jambu tetapi kalau Kelapa belum pernah. Jadi kami minta visum,” jelas dia.
Sementara, Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Dokter Mansuri mengatakan, dari hasil pemeriksaan visum bagian luar tubuh korban memang ditemui beberapa luka lebam yang diduga karena terjatuh dari pohon tersebut.
“Dari visum luar ada bekas benturan benda tumpul kemungkinan karena terjatuh.Beberapa tulang patah, memar, dan benturan di kepala belakang juga mengakibatkan retak. Korban meninggal diduga kuat lantaran ada pendarahan di kepala,” tandas dia. (Ndik)
Editor : Jhonny













