KORDANEWS – Resedivis kambuhan spesialis kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), Tono meregang nyawa saat melakukan perlawanan ketika akan ditangkap Team Panther Satreskrim Polres Lahat. Satu lagi rekan tersangka Rendi terpaksa turut dilumpuhkan dengan senjata api karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap.
Kedua tersangka merupakan pelaku tindak Curas yang cukup meresahkan, tercatat lebih dari 6 kasus yang sudah masuk dalam laporan polisi. Dalam setiap melakukan aksinya pelaku tak segan untuk melukai korban korbannya.
Jaringan spesialis curanmor baik R2 (sepeda motor) dan R4 (mobil) berhasil diringkus di salah satu rumah kontrakan di Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kota Lahat, Senin sekira pukul 23.45 WIB Kemarin.
Kronologis Pada saat diamankan, tersangka Tono sempat meletuskan timah panas dari Senjata api rakitan (Senpira) miliknya. Sesuai SOP, karena membahayakan nyawa petugas dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka yang seketika membuat tersangka yang tercatat sebagai warga Kelurahan Talang Jawa Selatan ini ambruk seketika.
Sementara rekan Tono yakni Rendi, pada saat mencoba melarikan diri sempat menabrak Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Satria Dwi Darma SIK yang pada saat itu memimpin langsung penangkapan. Karena terus berupaya melarikan diri, Rendi juga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, beruntung nyawanya tak turut melayang.













