Ekonomi

Bank Indonesia Ajak Santri Gerakan Ekonomi Syariah di Sumsel

×

Bank Indonesia Ajak Santri Gerakan Ekonomi Syariah di Sumsel

Share this article
KORDANEWS – Pelantikan Forum Santri Penggerak Ekonomi Syariah Sumsel, yang diselenggarakan Ponpes Aulia Cendekia bekerjasama dengan KPw BI Prov. Sumsel bertempat di Ponpes Aulia Cendekia (Jl. AMD, Talang Jambe, Kec. Sukarami, Palembang).
Hal ini disampaikan Yunita Resmi Sari selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel mengatakan “Pada saat sekarang ini banyak negara tetanggga yang mayoritas penduduknya non muslim terus gencar mengklaim penerapan ekonomi syariah dan produk turunannya.” jelasnya saat pelantikan forum santri penggerak ekonomi syariah Sumsel sekaligus deklarasi santi cinta rupiah dan sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Senin (28/10).
Lebih lanjut dikatakannya, mengapa sangat mendukung kegiatan ini?, seperti kita ketahui Indonesia dengan penduduk hampir 290 juta jiwa yang mayoritas muslim dan merupakan negara muslim terbesar di dunia yang menjadi modal utama dari pergerakan ekonomi syariah.
“Suatu prinsip ekonomi yang bersifat umum, yang utama yakni menjunjung tinggi keadilan dan kejujuran bagi seluruh umat.”jelasnya di Pesantren Aulia Cendikia Talang Jambe Sukarame, Palembang, Sumsel.
Dikatakannya, jangan sampai, Indonesia kalah gesit dalam penerapan ekonomi syariah seperti negara tetangga.
“Hampir setiap negara menjadi inisiator untuk menjadi penggerak ekonomi syariah, seperti Thailand, bukan negara muslim tapi klaim menjadi dapur bagi makanan halal,” ungkapnya.
Menurutnya, Cina, Tiongkok sudah mendeklarasikan sebagai pengeskpor perlengkapan muslim, sekarang kita lihat banyak busana muslim buatan dari Cina. Belum lagi, negara Jepang dan Taiwan sudah siapkan wisata halal dunia.
Melihat hal tersebut, ia mengajak semua pihak untuk menggerakkan ekonomi syariah. Termasuk bukan ilmu ekonomi saja, tapi terapannya ke bisnis langsung. “Ayo gerakan ekonomi halal, dukung ekonomi syariah,” ucap Yunita dengan tegas.
Lebih lanjut dikatakan, KH. Hendra Zainuddin selaku Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Aulia Cendikia, mari kita berdoa untuk santri di Palembang dan Sumatera Selatan peduli tentang ekonomi kerakyataan dan keumatan.
Menurutnya, gerakan santri penggerak ekonomi syariah Sumsel sekaligus deklarasi santi cinta rupiah dan sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), dapat diikuti oleh pesantren lain di provinsi Sumatera Selatan.
“Anak-anak berdeklarasi harus cinta namanya rupiah, anak-anak milenial harus tahu Gerakan Nasional Non Tunai, kedepan tak lagi tunai tapi menggunakan non tunai tapi menggunakan jasa internet,” tutupnya, dalam kesempatan deklarasi Cinta Rupiah. (eh)
Editor : Jhonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *