“Ini adalah pekerjaan besar yang harus menjadi prioritas dan dikerjakan secara sinergis antara kementerian-kementerian yang ada, tidak sektoral, tidak terkotak-kotak,” kata Presiden seraya menambahkan, kalau dilihat sebetulnya di sini adalah anggaran yang berlimpah.
Tetapi saya melihat belum fokus dan belum konsentrasi pada titik yang ingin kita capai. Presiden mencontohkan, di bidang kesehatan. Anggarannya total Rp32.000 miliar, Rp132 triliun, gede banget. Tetapi biasanya di kementerian itu disebar ke semua, tidak fokus.
“Tolong betul-betul dikonsentrasikan, fokus pada urusan yang namanya ketercukupan asupan gizi, makanan tambahan, yang berkaitan dengan pola hidup sehat, yang berkaitan dengan pencegahan penyakit,” tutur Presiden Jokowi seraya menambahkan, itu betul-betul menjadi sebuah area yang harus kita kerjakan.
Demikian pula yang berkaitan dengan pemberantasan narkotika beserta rehabilitasinya. Menurut Presiden, ini penting karena apapun SDM kalau kita masih belum bisa menyelesaikan, merampungkan urusan ini akan sangat sulit, karena ini akan berkaitan dengan tindakan kriminalitas, berkaitan dengan kenakalan remaja.
Presiden juga minta agar yang namanya pendidikan etika budi pekerti, pendidikan kebencanaan, pendidikan politik terutama ideologi Pancasila harus terus dilakukan secara sinergis lintas kementrian.
“Oleh karena itu, tugas Menko PMK saat ini memang bukan tugas yang ringan tapi sangat nerat dan sangat strategis,” ucap Presiden.
Editor : Jhonny













