“Alhamdulilah kita dapat bersama-sama Sholat berjamaah apalagi semakin istimewa sebagai khotib dan sekaligus imamnya Ustadz Abdul Somad,”katanya.
Sementara Ustadz H. Abdul Somad pada khotbahnya mengatakan untuk berpikir bahwa ini adalah ibadah terakhir, dan ibadah inilah yang menjadi bekal menghadap Allah SWT. Hari ini kata UAS semua orang melihat masjid yang tegak berdiri. Orang yang memberikan tanah, orang yang bersedekah maka orang itu akan di kenang namanya bahkan malaikat akan mencatat amalnya.
“Maka berpikirla apa yang kita panen sampai di masa mendatang. Apa yang kita tanam maka akan kita menuainya di masa mendatang,”katanya.
Ditambahkan Ketua Pengurus Masjid Nurhidayah , Musyrif Suwardi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru dan Ustadz Abdul Somad karena dapat hadir walaupun mempunyai kesibukan yang luar biasa. “Kami tahu persis bapak berdua mempunyai kesibukan yang luar biasa. Bahkan kami bangga dapat sholat berjamaah di Masjid Nurhidayah. Kami mengaturkan terima kasih yang sebesarnya atas waktunya,”ungkapnya.
Dia melaporkan, Bahwa Masjid Nurhidayah mulai dilaksanakan renovasi pada Bulan April Tahun 2016 dan selesai di Bulan Agustus Tahun 2019. Masjid ini hampir selesai 100 persen dan tinggal lagi AC nya di lantai 2. “Masjid memiliki lebih kurang luasnya sekitar 1.000 meter persegi dengan menelan biaya Rp. 4,5 miliar. Bahwa dana tersebut berasal dari zakat, infak para Jamaah dan juga dari Donatur. Kami mengucpakan terima kasih kepada para donatur yang telah mewakafkan untuk pembangunan Masjid,”tutupnya.
Editor : Chandra.













