HeadlineSumsel

Hujan Mulai Mengguyur, Pemprov Sumsel Segera Cabut Status Tanggap Darurat Karthula

×

Hujan Mulai Mengguyur, Pemprov Sumsel Segera Cabut Status Tanggap Darurat Karthula

Share this article

KORDANEWS — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan akan mencabut status tanggap darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthula) yang akan berakhir pada 10 November 2019 mendatang.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengatakan dengan mulai diguyur hujan beberapa wilayah Sumsel, membuat Pemprov Sumsel berencana tidak akan memperpanjang masa tanggap darurat Karhutla lantaran wilayah Sumsel sudah mulai masuk musim penghujan.

“Jika masa tanggap darurat berakhir maka petugas yang ada di lapangan itu akan ditarik semua,”katanya.

Bahkan saat ini, titik hotspot yang masih banyak terjadi di Kabupaten OKI, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, dan Banyuasin. Sedangkan titik hotspot di kota Palembang mulai menghilang.

“Untuk di OKI memang hujan turunnya sedikit terlambat hal ini yang membuat titik hotspot sedikit berkurang. Apalagi di OKI banyak gambut jika intensitas hujan tidak besar makan maka api bisa muncul kembali. Sedangkan untuk di Palembang saat ini sudah clear dari kabut asap,” tegasnya.

Sebelum masa tanggap darurat diperpanjang, ada sebanyak 14 ribu personel gabungan yang masih disiagakan di Sembilan Kabupaten/Kota rawan Karhutla. Khusus di OKI, personel juga ditambah 1.030 personel.

“Jadi yang dikerahkan sekitar 15 ribu pasukan. Terdiri dari berbagai unsur seperti TNI, Polri, BPBD Provinsi dan kabupaten/kota, Manggala Agni, masyarakat peduli api, BNPB serta berbagai unsur lainnya,” ujarnya.

Saat ini Helikopter water bombing juga dipusatkan untuk memadamkan api di kawasan OKI, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, dan Banyuasin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *