Menerapkan diet yang tidak sehat
Demi mengendalikan kadar kolesterol tubuh, sebaiknya memang kita mengubah pola makan dengan signifikan.
Sebagai contoh, kita bisa melakukan diet ketat dan menurunkan asupan lemak dan kalori dengan ekstrem. Masalahnya adalah lemak sebenarnya masih dibutuhkan oleh tubuh asalkan dikonsumsi dengan jumlah yang wajar.
Selain itu, jika kita menerapkan diet ekstrem seperti hanya dengan makan sayur atau buah-buahan saja, bisa jadi tubuh akan kekurangan nutrisi.
Malas mengonsumsi serat
Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan sebagian masyarakat Indonesia adalah malas mengonsumsi makanan berserat.
Makanan berserat seperti sayur dan buah tidak memiliki rasa yang enak sebagaimana makanan manis, makanan berprotein seperti daging-dagingan, dan makanan berlemak. Masalahnya adalah, tanpa adanya serat, maka sistem pencernaan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan bisa terpengaruh.
Tanpa adanya asupan serat yang cukup, tidak ada lagi kandungan yang bisa mencegah proses penyerapan kolesterol dari makanan yang kita konsumsi. Hal ini bisa memicu kenaikan kadar kolesterol tubuh dengan cepat dan akhirnya membuat kondisi kesehatan menjadi semakin parah.
Malas minum obat
Sebagian penderita kolesterol tinggi diminta untuk rutin minum obat demi mengendalikan kadar kolesterol di dalam tubuh.
Sayangnya, mereka sering lupa atau bahkan menunda untuk minum obat. Hal ini akan membuat tubuh tidak mampu mendapatkan manfaat dari obat tersebut dan kadar kolesterol pun akan semakin melonjak hingga meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.
Dengan menghindari berbagai hal-hal tersebut dan mulai rajin berolahraga, kita bisa mengendalikan kadar kolesterol dengan lebih baik sekaligus mencegah datangnya penyakit mematikan.
Editor : Jhon.W













