Bony juga menjelaskan mengenai fitur layanan terbaru dari Masduit yaitu cara pembayarannya dapat dengan cara COD (Cash On Delivery) ke seluruh Indonesia bekerjasama dengan pihak kurir rekanan Masduit, dan sampai saat ini Masduit merupakan satu-satunya platform mobile transaksi logam mulia di Indonesia yang menggunakan cara pembayaran COD logam mulia ke seluruh Indonesia. Fitur layanan yang lain yang dikembangkan yaitu All in One Portal yang dapat diklik langsung melalui Instagram Masduit kemudian akan langsung menuju web yang dituju dengan dua pilihan transaksi pembelian melalui aplikasi (dengan cara download aplikasi Masduit) atau melalui Whatsapp for Business, dengan fitur ini diharapkan Masduit dapat merangkul semua tipe customer yang ada saat ini yang berminat membeli emas di Masduit dan sesuai dengan target sasarannya.
Lebih lanjut Mas Bony menegaskan lagi latar belakangnya munculnya Masduit didasari adanya kebutuhan manusia saat ini ada dua macam yaitu investasi dan menabung. Namun Masduit lebih dominan didasari akan keperluan menabung karena dianggap lebih sustainable dibandingkan dengan investasi dan menabung lebih memberikan rasa aman dikarenakan barang atau fisiknya langsung ada, oleh karena itu munculah ide Masduit dengan mengeluarkan pecahan fisik emas terkecil mulai 0,1 gram sepeti riset yang sudah pernah dilakukan sebelumnya dan ide tersebut berkembang dengan terintegrasinya pemasaran secara digital melalui aplikasi. Masduit merupakan satu-satunya platform mobile di Indonesia yang menyediakan emas fisik dengan pecahan terkecil 0,1 gram. Produk yang ditawarkan oleh Masduit saat ini dalam bentuk koin atau kepingan emas mulai 0,1 gram, 0,25 gram dan 0,5 gram dan kedepannya dalam bentuk bar logam mulia dari 1 gram sampai dengan 10 gram. Bony juga dengan tegas menjamin bahwa saat ini emas yang dijual oleh Masduit dengan pecahan terkecil 0,1 gram adalah satu-satunya emas yang dijual dengan harga termurah di Indonesia karena pembuatan logam mulia di Masduit langsung terintegrasi dengan pabriknya langsung yaitu PT Hartadinata Abadi Tbk, dengan kadar dan kualitasnya tetap emas 24 karat.
“Baru sebulan diluncurkannya aplikasi Masduit tingkat unduhannya belum sampai 1000 kali unduhan. Angka ini meleset dari target yang awal perusahaan adalah 500 ribu kali unduhan sampai akhir tahun ini. Meski target unduhan jauh dari realisasi, namun menariknya pengguna aktifnya mencapai 60%-70%. Sebanyak 70% dari pengguna aktif di Masduit adalah perempuan yang berlokasi di luar Jabodetabek. Bahkan ditemukan dari pelosok daerah seperti Kalimantan, Aceh, Maluku, dan sebagainya. Kontribusi penjualan emas dari aplikasi kurang diminati. Sejak Masduit membuka jalur pemasaran di luar aplikasi, seperti di Instagram dan WhatsApp, mereka menjadi kontributor terbesar, masing-masing sebesar 30% dan 40%. Sebulan beroperasi, Masduit telah berhasil melakukan penjualan emas mencapai 1 kg, dengan target penjualan sampai akhir tahun mencapai 5,5 kg,” pungkas Bony (rel/eh)
Editor : Chandra.













