Health

Cara Mencegah Tertular Hepatitis

×

Cara Mencegah Tertular Hepatitis

Share this article

KORDANEWS -Penyakit hepatitis merupakan salah satu masalah yang cukup tinggi kejadiannya di Indonesia. Kementerian kesehatan bahkan menyebutkan bahwa kejadian luar biasa pernah terjadi di Indonesia akibat banyak masyarakat Indonesia yang terkena hepatitis A dan E.

Terdapat lima jenis penyakit hepatitis, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E. Masing-masing penyakit hepatitis tersebut memiliki jalur penyebaran dan penularan yang berbeda-beda, namun sama-sama disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus hepatitis B dan C dapat terjadi akibat adanya kontak fisik dan kontak cairan tubuh. Sedangkan penularan hepatitis A dan E biasanya melalui air, makanan, serta perilaku hidup yang tidak bersih. Hepatitis D adalah kelanjutan dari penyakit hepatitis B, virus hepatitis B yang terakumulasi kemudian membentuk virus hepatitis D.

Berbagai gejala yang dapat ditimbulkan oleh penyakit hepatitis adalah kehilangan nafsu makan, mual, muntah, sakit pada bagian perut, kelelahan, demam, sakit pada sendi-sendi tulang, mata dan kulit menjadi kuning. Hampir semua penderita hepatitis A dapat disembuhkan dalam waktu beberapa minggu atau bulan. Berbeda dengan hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C adalah cikal bakal dari penyakit hati kronis yang dapat mengakibatkan kerusakan sel hati, kanker hati, bahkan kematian.

Lalu bagaimana mencegah Anda serta keluarga Anda dari virus hepatitis? Berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan:

1. Lakukan vaksinasi
Vaksin hepatitis A dan B ternyata merupakan cara pencegahan yang efektif untuk menekan angka kejadian hepatitis. Vaksin ini dapat dilakukan dalam satu kali vaksin atau dalam vaksin yang berbeda. Namun sampai saat ini, hepatitis C tidak bisa dicegah dengan vaksin karena tidak ada vaksin yang tersedia untuk mencegah penyakit tersebut. Berikut adalah vaksin yang bisa mencegah hepatitis A dan B:

-Vaksin hepatitis A (Havrix dan Vata), diberikan dua kali berturut-turut dengan jeda waktu 6 bulan
-Vaksin hepatitis B (Recombivax HB, Comvax, dan Engerix-B), yaitu vaksin yang dibuat dari virus yang tidak aktif dan dapat diberikan 3 atau 4 kali dalam waktu 6 bulan.
-Kombinasi vaksin hepatitis A dan B (twirinx), yaitu vaksin yang diberikan dengan cara membaginya menjadi 3 seri.
-Untuk anak-anak, vaksin pertama dapat diberikan ketika anak berusia 12 hingga 23 bulan. Sedangkan untukperempuan yang sedang hamil, lebih baik diskusikan hal ini dengan dokter karena takut berdampak pada kesehatan janin yang dikandungnya. -Ketika vaksin diberikan pada orang yang berisiko terkena hepatitis, maka tubuh akan dirangsang untuk membuat antibodi. -Antibodi tersebutlah yang akan ‘melawan’ virus hepatitis jika sewaktu-waktu masuk ke dalam tubuh.

2. Biasakan untuk mencuci tangan
Buatlah kebiasaan di keluarga Anda untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah dari kamar mandi, serta sebelum dan setelah mengolah bahan makanan. Hal ini dapat mencegah Anda dan keluarga terkena penyakit hepatitis, terutama hepatitis A dan E karena penyakit tersebut menular dari feses (kotoran) ke makanan/minuman yang dikonsumsi. Selain itu, menjaga kebersihan tubuh juga penting dilakukan, sehingga risiko terkena hepatitis semakin kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *