Seperti diungkapkan salah seorang peserta bernama Yoan, 26. Pria berkulit putih yang sehari-harinya bekerja dan menetap di Jakarta ini mengaku sengaja izin cuti dari kantornya untuk ikut bersepeda sambil berekreasi dengan ratusan peserta lainnya.
Menurut Yoan, tak hanya menyehatkan badan, Ia sengaja ikut kegiatan bersepeda sambil berekreasi ini juga sekaligus refreshing menyegarkan pikiran dan pulang kampung.
” Kebetulan kemarin pas mau cuti mudah, jadi sekalian ikut soalnya ini perdana kan. Sepertinya asyik, makanya bela-belain ikut sekalian mudik. Saya aslinya OKU Timur tapi memang bekerja di Jakarta,” ujar Yoan.
Sebagai putra daerah, Yoan mengaku sangat bangga denga diadakannya event seperti ini. Iapun berharap Sriwijaya Ranau Gran Fondo ini terus digelar berkelanjutan kedepan dengan pengemasan yang lebih menarik.
Meski masih ada kekurangan disana sini semisal fasilitas penginapan dan lainnya, Ia menilai penyelenggaraan Gran Fondo sudah menjadi terobosan baru dari Gubernur Sumsel Herman Deru yabg patut diapresiasi.
” Harapan kita kedepan tentu lebih baik lagi ya. Terutama fasilitas dan akses untuk peserta harus lebih dilengkapi. Tapi sejauh ini sudah baik sekali ini apalagi untuk penyelenggaraan perdana,” pungkasnya.
Editor : Chandra.













