Dalam peringatan itu, Presiden Steinmeier dan Presiden dari empat negara di Eropa timur meletakkan sejumlah bunga mawar di sela-sela tembok Berlin yang sengaja disisakan sebagai peringatan . Steinmeier menegaskan peringatan runtuhnya tembok Berlin bukan menandai berakhirnya sejarah. System pergolakan dalam politik Jerman masih berlanjut dan masa depan masih tak pasti bahkan dibanding sebelumnya.
Pada 1989, pasukan penjaga perbatasan dari Hongaria untuk pertama kali mengizinkan masyarakat dari Jerman timur melintasi dengan bebas wilayah Austria, dimana hal ini mengarah pada diruntuhkannya tembok Berlin tiga bulan kemudian dan berakhir tirai pemisah kedua wilayah.
Editor :Jhon.W













