-Ikan kembung
-Ikan herring
-Ikan sarden
-Ikan tuna albacore
-Ikan salmon
-Ikan pecak
Direkomendasikan ketika mengonsumsi ikan sebaiknya dibakar atau dipanggang agar menghindari lemak yang tidak sehat. Jika Anda tidak suka ikan, asam lemak omega-3 dapat ditemukan pula dari makanan seperti biji rami atau minyak canola. Anda bisa juga mengonsumsi asam omega-3 dari suplemen minyak ikan, tetapi Anda tidak akan mendapatkan nutrisi lainnya dalam ikan, seperti selenium. Disarankan jika Anda memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.
3. Kenari, almond, dan kacang-kacangan lainnya
Kenari, almond dan jenis kacang lainnya dapat mengurangi kadar kolesterol darah karena kaya asam lemak tak jenuh tunggal dan jamak. Kenari juga membantu menjaga pembuluh darah yang sehat. Makan segenggam kacang dalam sehari, seperti almond, hazelnut, kacang tanah, kemiri, kacang pinus, kacang pistachio dan walnut dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Pastikan kacang Anda makan kacang yang tidak diberi garam maupun dilapisi dengan gula.
4. Alpukat
Alpukat merupakan sumber potensial nutrisi serta asam lemak tak jenuh tunggal. Menurut sebuah studi baru-baru ini, mengonsumsi alpukat sehari untuk diet sehat dapat membantu meningkatkan kadar HDL pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas. Orang-orang cenderung paling sering mengonsumsi alpukat guacamole ala resep Meksiko, yang biasanya dimakan dengan keripik jagung tinggi lemak.
Mulai sekarang, coba tambahkan irisan alpukat untuk salad dan sandwich atau dimakan saja sebagai makanan pendamping. Tapi tidak ada salahnya mencoba guacamole dengan baku sayuran yang dipotong, seperti irisan mentimun.
Editor: Jhon.W













