Health

Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan

×

Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan

Share this article

KORDANEWS – Manfaat minyak kelapa bagi kesehatan tak terhitung jumlahnya, mulai dari mencegah kebusukan gigi, hingga membakar lemak perut. Minyak kelapa merupakan salah satu sumber makanan yang dapat dikategorikan sebagai superfood berkat kekayaan nutrisinya yang baik untuk kesehatan tubuh.

Manfaat minyak kelapa bagi kesehatan tubuh

1. Mencegah osteoporosis
Minyak kelapa membantu tubuh lebih efektif menyerap vitamin yang larut dalam lemak, seperti magnesium dan kalsium. Asupan kalsium yang mencukupi dalam tubuh mengarah pada struktur dan kepadatan tulang yang lebih kuat. Dengan demikian, mengonsumsi minyak kelapa dalam bentuk paling alaminya dapat membantu mengurangi gejala pengeroposan tulang yang diakibatkan oleh osteoporosis.

2. Memerangi peradangan
Minyak ini juga diperkaya oleh antioksidan penangkal radikal bebas sebagai penyebab peradangan. Sebuah studi asal India melaporkan bahwa kandungan antioksidan tinggi dalam minyak kelapa berperan sebagai agen antiinflamasi untuk memerangi gejala infeksi dan peradangan dalam tubuh, misalnya dalam ksaus arthritis, batu empedu, dan pankreatitis.

3. Mencegah penyakit gusi dan karies gigi
Berkumur dengan minyak kelapa (teknik oil pulling) sebenarnya telah digunakan turun temurun sebagai metode alami menjaga kesehatan mulut dan gusi, seperti mencegah kebusukan gigi dan gusi berdarah. Penelitian melaporkan, rutin melakukan oil pulling dapat secara efektif mengikis lapisan plak gigi dan sekaligus juga mencegah pembentukan plak baru yang menyebabkan gingivitis, infeksi gusi.

4. Mencegah dan mempercepat pengobatan kanker
Salah satu sifat yang paling menguntungkan dari minyak kelapa adalah kandungan asam lemak rantai sedang (MCT)-nya. MCT tidak hanya lebih mudah diserap oleh hati, tetapi juga dimetabolisme dengan cepat. Artinya, asam lemak sehat ini dapat diolah lebih lanjut menjadi keton.

Sel tumor membutuhkan energi dari glukosa untuk dapat berkembang biak dan bertahan hidup dalam tubuh. Ketika didampingi dengan pola diet rendah karbohidrat, tubuh jadi memiliki simpanan energi yang lebih banyak dari keton dan bukannya glukosa, akibatnya sel tumor tidak dapat mengakses sumber makanan utamanya. Oleh karena itu, keton dapat bertindak sebagai penghalang pertumbuhan tumor. Bahkan, sebuah studi menunjukkan bahwa ketika minyak kelapa disuntikkan ke sel-sel kanker adenokarsinoma dalam usus besar, keton benar-benar mampu menghambat pertumbuhan sel kanker tanpa memengaruhi sel-sel usus normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *