KORDANEWS — Rencana kebijakan sertifikasi pranikah mendapatkan komentar dari
Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Dia menyebut sertifikat itu penting untuk orang-orang yang hendak menikah.
“Iyalah, enggak usah takut. Tapi pemahaman membangun rumah tangga yang sakinah, yang siap, menghadapi kemungkinan stunting. Itu yang semuanya harus siap,” ujar Ma’ruf, Sabtu (16/11).
Menurut dia, jika memang harus disertifikasi, maka yang disertifikasi adalah kesiapan calon mempelainya, bukan boleh menikah atau tidaknya mereka. Ma’ruf mengatakan, kemampuan dan kesiapan seseorang membina rumah tangga itu penting, dan itu bisa dilihat dari proses sertifikasi.
Dia berpendapat, pernikahan berpengaruh besar terhadap kelangsungan bangsa. Inti dari sertifikasi pranikah adalah menilai kepantasan orang menikah. Jangan sampai pernikahan membawa petaka bagi kedua mempelai. “Bukan berarti yang gak punya sertifikat gak boleh nikah, ini menakutkan. Substansinya yang kita pentingkan,” kata dia.













