Terlebih menurutnya, Masyarakat Indonesia khususnya dan masyarakat Provinsi Sumsel patut bangga, pasalnya kejuaraan dunia bowling terakhir berlangsung di Indonesia pada tahun 1980, dan untuk kali keduanya di tahun 2019 hadir kembali.
“Terimakasih PB PBI yang telah berhasil menggagas event ini berlangsung di Provinsi Sumsel, ini tentu menjadi indikator bagi provinsi Sumsel yakni yang pertama Provinsi Sumsel aman, Sumsel nyaman dan layak untuk dikunjungi buktinya ada sekian banyak atlet dan official dari 77 negara yang begitu meramaikan Provinsi Sumsel ini tentu berdampak terhadap kepercayaan dunia kepada Provinsi Sumsel,” tuturnya.
Dikatakannya Sumsel mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah, dikarenakan provinsi yang dijuluki sebagai sport tourism ini memiliki fasilitas yang lengkap dan berstandar internasional.
“Venue bowling ini memang sangat cocok untuk menyelenggarakan event berkelas dunia, karena fasilitas nya yang lengkap serta berstandar internasional. Setelah ini tidak akan pernah berhenti, Pemprov Sumsel akan terus berupaya untuk menyelenggarakan kejuaraan baik nasional maupun internasional berlaga di Jakabaring Sport City,” tambahnya.
Editor : Jhonny













