Sedangkan David Ardhian Selaku Deputi Direktur Proyek Kelola Sendang-ZSL Indonesia, mengungkapkan bahwa Kelola Sendang mendukung pengembangan Sitarung sebagai sistem informasi penataan ruang agar para pihak mampu mendapatkan informasi dengan cepat dan akurat, sebagai wujud keterlibatan masyarakat dalam proses penataan ruang sebagai amanat undang-undang.
Upaya ini juga diharapkan mampu mendukung pengembangan kebijakan satu peta di Sumsel. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah merampungkan Sitarung di tingkat Provinsi, dan Proyek Kelola Sendang telah mengembangkan sistem informasi penataan ruang kabupaten. Kami mengapresiasi kesiapan kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin dalam pengembangan Sitarung dan BETUAH.
“Sitarung adalah Sistem Informasi Penataan Ruang Kabupaten Musi Banyuasin dan BETUAH (Banyuasin Elektronik Penataan Ruang Wilayah) juga merupakan sistem informasi penataan ruang Kabupaten Banyuasin. Kedua sistem tersebut dikembangkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin dan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Banyuasin bersama Proyek Kelola Sendang,” terang David.
Lanjutnya, Pengembangan SitaruM dan Betuah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas layanan informasi dan komunikasi untuk mewujudkan masyarakat berbudaya informasi dan komunikasi bidang penataan ruang, serta koordinasi provinsi- kabupaten/kota dan antar walidata dalam bidang penataan ruang ditingkat kabupaten.
“Hal ini sangat penting dilakukan untuk menjawab kebutuhan proses penataan ruang yang berkualitas, yang muatannya mampu mengantisipasi isu-isu tentang pemanfaatan dan penggunaan lahan, mensinkronkan produk tata ruang dengan perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang yang bersifat komprehensif dan integrative, serta inklusif baik ditinjau dari aspek ekonomi, sosial maupun lingkungan serta baik ditinjau dari aspek sektoral maupun regional. Dengan perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian tata ruang yang baik diharapkan tata ruang menjadi panglima dalam pembangunan,” tukasnya. (Ab)
Editor : Jhonny













