“Saya ingin ada target, ada estimasi, dan ada…
Lestarikan Warisan Ngidang, Pemkot Palembang Daftarkan ke WBTB dan UNESCO

“Saya mohon doa kepada masyarakat pada tahun 2020 nanti acara ngidang ini akan di daftarkan ke Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan UNESCO sehingga tidak bisa di klim oleh orang lain. selain itu juga kita akan mendaftarkan makanan khas asal Palembang Burgo yang kemudian akan kita dihidangkan. Kita lihat kembali cara ini merupakan hal yang terlihat biasa namun dibalik itu ada nilai sejarah pada tempo dulu yaitu cara ngidang atau tata cara makan di kota Palembang. Selain itu juga di dalam kegiatan ngidang ini ada nilai bahu-membahu dalam menyediakan makanan”, jelas Zanariah selasa (26/11).
Ditempat yang sama Ismail Kepala Bidang sejarah Dinas Kebudayaan menambahkan bahwa sejarah ngidang makan ini berawal dari arab, namun pada zaman kesultan Demangan cara tersebut dibuat berbeda jika dalam budaya arab semua hidangan dijadikan satu sedangkan dengan cara kita sendiri lauk-pauk semua terpisah tidak dijadikan satu.
“Untuk di Palembang sendiri kebudayaan ini masih melekat di daerah Tangga Buntung, 13-14 Ulu yang masih tetap mempertahankan tradisi tersebut ditengah kemajuan zaman. Inilah yang menjadi tugas utama kami untuk kembali memperkenalkan warisan budaya serta mempertahankannya,” tutupnya. (eh)
Editor : Jhonny












