KORDANEWS – Jauhari Johan, merupakan salah satu dari empat atlet Timnas Triathlon yang siap dan optimis mengukir prestasi untuk Indonesia. Menuju perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara, SEA Games 2019.
Selain Johan, cabang olah raga ini akan dikawal oleh tiga atlet berbakat lainnya: Eva Desiana (29), M.Ahlul Firman (21), dan Nethavani Octarina (18). Ini akan menjadi kali pertama, timnas Triathlon Indonesia mengikuti kejuaraan kualifikasi Olimpiade 2024 di luar negeri, setelah tahun lalu berlaga di ASIAN Games 2018.
Sebagai salah satu cabang olahraga yang akan diperhitungkan di masa depan, manager dari timnas Triathlon, Akbar Nasution meyakini bahwa tim akan membawa pulang 5 medali dari SEA Games, baik untuk triathlon maupun duathlon. “Berdasarkan data yang ada, untuk Duathlon Jauhari Johan akan berpeluang meraih medali emas dan Eva Desiana memiliki peluang untuk medali perak. Di Triathlon, Ahlul Firman dan Nethavani masing-masing berpotensi meraih medali perak, dan untuk mixed relay kita harapkan bisa mendapat medali perak.” kata Akbar ditemui saat Latihan Gabungan di Rocca Space, Senayan Minggu (24/11).
“Persiapan kami sudah oke, yang utama adalah menyiapkan mental.” kata Jauhari Johan, ditemui di saat yang sama. Atlet asal Sumatera Selatan yang telah terjun dalam kejuaraan lari dan triathlon selama 12 tahun ini dipercaya bisa membawa pulang medali emas. Keberangkatan Timnas Triathlon yang satu minggu lebih awal dari jadwal pertandingan menambah rasa optimisme mereka, “Bersyukur kami bisa berangkat lebih awal, jadi kami bisa latihan dan mencoba area pertandingan terlebih dahulu. Nantinya evaluasi selama latihan akan menjadi masukan bagi kami untuk menunjukkan performa yang lebih baik lagi.” tambah atlet yang kerap disapa dengan JJ ini. Timnas Triathlon telah berangkat ke Manila, Filipina pada hari Senin (25/11).
Akbar juga mengatakan bahwa Olimpiade 2024 adalah target utama dari timnas triathlon dan saat ini tim tengah berupaya mengumpulkan poin. “Kami optimis bahwa dengan terjunnya Ahlul dan Nethavani di ajang ini akan menjadi langkah awal yang baik untuk persiapan Indonesia di Olimpiade 2024, karena hasil maksimal di pesta olahraga Asia Tenggara ini bisa menambah poin individu para atlet untuk lolos ke Paris.” Akbar telah membuat formula latihan khusus untuk meningkatkan kemampuan atlet, mereka sebelumnya melakukan latihan khusus di Pelatnas Bandung dan Camp Jasalindo Malang untuk SEA Games ini.
Ahlul Firman yang sebelumnya menjadi satu-satunya atlet yang diturunkan dalam nomor triathlon putra Asian Games 2018 optimis hasil SEA Games akan lebih baik. “Kali ini persiapan saya lebih matang. Sejak berlaga di tahun lalu, saya memang sudah menargetkan akan bawa pulang medali di SEA Games 2019” ujarnya. Eva Desiana pun demikian, masuk ke pelatnas sejak 2015 lalu, atlet asal Pariaman ini terus membuktikan bahwa perempuan bisa berprestasi di cabang olahraga Triathlon. “Tanpa memandang stereotype, kami para atlet harus bisa fokus, disiplin dan gigih berlatih. Dukungan dari masyarakat dan teman-teman komunitas Triathlon juga menambah semangat kami mengukir prestasi.” katanya.













