KORDANEWS — Satuan Reserse Kriminal, Polrestabes Palembang mengamankan
seorang pemuda Bayu (17) yang diduga merupakan pelaku teror dugaan bom yang terjadi di komplek TNI Jalan Sederhana, nomor 56, Talang Aman, Kemuning, Palembang, Senin (9/12/2019).
Usai diperiksa Satreskrim Polrestabes Palembang Bayu langsung dikembalikan ke orang tuanya. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan di TKP, diketahui bila bom palsu tersebut sengaja dirangkai oleh dirinya untuk menakut-nakuti orang tuanya.
“Jadi si Bayu ini yang menaruh rangkaian bom palsu itu di rumah orang tuanya. Yang bersangkutan hanya menunjukkan jati diri kepada keluarganya agar lebih peduli kepada dirinya. Pelaku merasa sakit hati di rumah dianggap menjadi biang masalah. Ini konflik anak dan keluarga. Dia juga tidak menyangka sejauh itu akan diusut polisi,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara, Rabu (11/12).
Dari hasil pemeriksaan terhadap Bayu pula, pihak Polrestabes Palembang menelusuri apakah anak tersebut terpapar oleh organisasi radikal. Lalu Yon berharap masyarakat tidak risau dengan kejadian beberapa waktu lalu, karena memang bukan teror, hanya dibuat menyerupai peledak.
“Setelah kita cek tidak ada hubungan dengan organisasi radikal,” beber dia.
Bayu yang sebelumnya merupakan saksi kunci penemuan bom di rumah orang tuanya berstatus sebagai pelajar SMA di Kota Palembang ternyata melakukan hal tersebut untuk menakut-nakuti orang tuanya.
Dirinya mempelajari dan mencari bahan-bahan yang sekiranya dapat dibentuk menyerupai bom panci yang diletakan di dalam tas.













