HeadlineKriminalSumsel

Pelajar di Palembang Teror Keluarganya Dengan Bom Mainan

×

Pelajar di Palembang Teror Keluarganya Dengan Bom Mainan

Share this article

“Dia hanya merangkai menyerupai bom dengan melakban kabel, panci, timer, di dalam tas. Dirinya belajar dari YouTube. Kita nilai kejadian ini sebagai bentuk perilaku kenakalan remaja,” jelas Yon.

 

 

 

Dari tas yang diamankan oleh tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Sumsel, diketahui bila tas tersebut hanya rangkaian alat untuk menakut-nakuti. Tidak ditemukan alat yang dapat meledak seperti mesiu ataupun alat kimia lainnya.

 

 

 

“Kita sempat periksa anak tersebut, lalu kita kembalikan ke keluarga. Jadi tidak ada tersangka dalam kasus ini. Kecenderungannya bukan untuk teror,” beber dia.

 

 

 

Sementara itu, Wakil Ketua KPAI Palembang, RM Rhomadoni mengatakan kasus yang melibatkan Bayu dan orang tuanya menjadi perhatian KPAI untuk turut serta membina anak tersebut agar ke depannya Bayu menjadi anak yang baik.

 

 

 

Dirinya menilai, kecenderungan Bayu melakukan teror ke orang tuanya lantaran merasa tidak diperhatikan. Dirinya pun sepakat kelakuan anak tersebut merupakan kenakalan remaja.

 

 

 

“Kita akan lakukan pembinaan dan ajarkan nuansa keagamaan. Kayaknya anak ini kurang bekal agama. Anak ini ingin diperhatikan penuh, agar diberikan perhatian. Dari psikologinya anak ini bagus, tapi perlu dibina. Nanti akan kita bina, bisa di rumah dan tentu koordinasi dengan orang tuanya,” tandas dia.

 

 

 

 

 

 

Editor : Jhonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *