Diet alpukat dapat Anda lakukan sesuai tujuan Anda. Jika Anda ingin menurunkan berat badan dengan diet alpukat, jangan makan alpukat secara berlebihan. Gantilah menu makanan Anda dengan tambahan alpukat, seperti salad buah alpukat atau telur dadar alpukat. Sebaiknya hindari alpukat sebagai makan camilan Anda, karena tanpa sadar akan menambah asupan kalori Anda.
Sementara jika Anda ingin menaikkan berat badan dengan diet alpukat. Anda bisa mengganti alpukat sebagai makanan yang sehat dalam diet, seperti untuk camilan sore Anda.
risiko kebanyakan buah alpukat
Manfaat diet alpukat
1. Membantu Anda menurunkan berat badan
Jenis lemak dalam alpukat adalah lemak nabati tak jenuh tunggal. Jenis lemak ini disebut lemak baik karena sifatnya yang sangat mudah dibakar dan diubah menjadi energi.
Karena kandungan lemak baik dan kalori yang padat, mengonsumsi alpukat bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Anda pun jadi bisa mengendalikan hasrat untuk mencari camilan atau makan lagi. Hal ini tentu baik jika Anda ingin menurunkan berat badan.
Alpukat juga termasuk buah yang tinggi serat sedangkan karbohidratnya rendah, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.
2. Mencegah osteoporosis
Setengah dari buah alpukat menyediakan kira-kira 25 persen asupan vitamin K yang dibutuhkan per hari.
Manfaat dari vitamin ini sering diabaikan, padahal vitamin K termasuk penting untuk kesehatan tulang. Makan makanan yang mengandung vitamin K yang cukup dapat mendukung kesehatan tulang dengan cara meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi pembuangan kalsium lewat urine (air kencing).
3. Menjaga kesehatan pencernaan
Meskipun teksturnya lembut seperti krim, alpukat sebenarnya tinggi akan serat dengan sekitar 6-7 gram per setengah buah.
Makan makanan dengan serat alami dapat membantu mencegah sembelit, menjaga saluran pencernaan yang sehat, dan menurunkan risiko kanker usus besar.
Editor : John.W













