Studi tersebut melibatkan 45 orang sehat (perempuan dan laki-laki) dengan kondisi kelebihan berat badan. Partisipan yang terlibat berusia 21-70 tahun. Mereka dibagi menjadi tiga grup dan masing-masing menjalankan tiga diet rendah kolesterol selama 5 minggu.
Kelompok pertama diminta untuk menjalani diet rendah lemak tanpa alpukat. Kelompok kedua menjalani diet alpukat. Kelompok ketiga menjalani diet moderasi lemak dengan konsumsi alpukat Hass. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah konsumsi alpukat berperan dalam diet, mempengaruhi kadar kolesterol tubuh.
Setelah diteliti, hasil menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi diet rendah lemak tanpa konsumsi alpukat memiliki kadar kolesterol yang paling buruk, dibandingkan partisipan yang menjalani diet dengan alpukat.
Para peneliti menyimpulkan, diet moderasi lemak dengan konsumsi alpukat dapat menurunkan 13,5 mg LDL. Sementara itu, diet moderasi lemak tanpa menyertakan alpukat dapat menurunkan 8,3 poin mg LDL. Partisipan yang menjalani diet rendah lemak dapat menurunkan kadar kolesterol sebesar 7,4 mg LDL.
Melihat penelitian di atas, maka dapat disimpulkan alpukat dapat berkontribusi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.
Memulai diet sehat dengan alpukat
diet alpukat
Diet dengan menyertakan alpukat dalam menu harian menjadi ide yang sehat untuk menjaga kolesterol tubuh Anda.
Selain mengurangi makanan yang diproses, untuk memulai diet ini, Anda bisa menggabungkan potongan-potongan alpukat dengan salad, sayuran, sandwich, atau makanan protein rendah lemak (ayam atau ikan).
Menurut The American Heart Association, salah satu cara yang direkomendasikan adalah dengan menjalankan diet Mediterania dengan menambahkan alpukat ke dalamnya. Biasanya diet mediterania ini disajikan dengan makanan berbasis gandum, lemak ikan, sayuran, buah-buahan, dan makanan lain yang mengandung MUFA.
Dengan demikian, Anda masih bisa menikmati diet sehat dengan cara yang menyenangkan. Berkat manfaat alpukat.
Editor : John.W













