Najib mengungkapkan, pihaknya enggan salah sasaran memberikan bantuan. Baznas Sumsel menginginkan bantuan bedah rumah ini dapat bermanfaat dan dapat dinikmati sepanjang hidup oleh si pemilik rumah serta menjadi amal jariyah.
“Sudah ada rumah di Kalidoni sedang kita rapatkan untuk dibedah. Kita tidak mau salah sasaran, surat-surat tanah harus benar milik yang bersangkutan,” jelas Najib.
Ia mengaku, untuk saat ini pihaknya belum berani menargetkan berapa banyak jumlah rumah yang akan dibedah perbulannya oleh Baznas Sumsel. Sebab, pihaknya masih melihat berapa jumlah infak yang mereka terima untuk disalurkan dalam bentuk bedah rumah.
“Kita coba dulu, kalau tahun 2020 infak memungkinkan dana infak kita banyak. Maka akan banyak lagi rumah yang bakal kita bedah,” ungkap Najib.
Editor : Chandra.













