“Kami minta Kejati melalui Kejari untuk menghimbau Pemkab dan Pemkot di wilayahnya agar membuka investasi seluas-luasnya tanpa mempersulit investor, namun dengan regulasi yang benar,” tegasnya.
Selain itu, Pemprov pun merasa miris dengan kondisi Sumsel saat ini. Sebab, Mawardi menyebut, menurut data Badan Pusat Statistik, Sumsel masuk 11 besar provinsi termiskin.
“Ini yang harus kita benahi bersama. Sumsel ini kaya akan Sumber Daya Alam dan itu harus dimanfaatkan dengan meningkatkan Sumber Daya Manusianya sehingga menarik minat investor,” teranganya.
Sementara itu, Kepala Kejati Sumsel, Sugeng Purnomo mengatakan, sinergitas dan kerjasama Pemprov dan Kejati Sumel memang sangat dibutuhkan guna meningkatkan kemajuan Sumsel agar lebih baik.
“Informasi-informasi dari Pemerintah memang sangat kita butuhkan karena informasi tersebut akan menambah pengetahuan kami sehingga kami bisa mendukung pembangunan daerah baik peningkatan pertumbuhan ekonomi maupun di bidang lainnya,” tuturnya.
Editor : Chandra.













