KORDANEWS – Bus Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang, terjun ke dalam jurang sedalam 50 meter di Lematang Indah, Kelurahan Pelangkenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, mengakibatkan puluhan penumpang tewas dan terluka parah.
Peristiwa ini terjadi, Senin (23/12) sekitar pukul 23.30 WIB. Proses evakuasi korban dimulai pukul 00.00 WIB, cukup mengalami kesulitan selain kondisi gelap dan medan cukup terjal ditabah arus deras sungai Lematang.
Berdasarkan informasi di lokasi, tim gabungan polisi, Basarnas, TNI, pemerintah setempat dibantu warga melakukan evakuasi terhadap penumpang dan sudah sekitar 22 tewas dan sekitat 14 selamat tapi alami luka parah.
Proses evakuasi juga memakan waktu cukup lama melibatkan tim gabungan dan mengerahkan belasan ambulan milik RS Besemah.
Puluhan penumpang yang meninggal dan selamat sudah dievakuasi ke rumah sakit Besemah, Kota Pagaralam.
Kapolres Kota Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIK MH didampingi Kasat Lantas Iptu Riki Mozam SH mengatakan, kecelakaan tunggal bus Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang berdasarkan keterangan pihak armada mengakut penumpang 27 dari loket, kemudian setiba di Lematang Indah karena kondisi tanjakan dan bus cukup besar sehingga sulit dikendalikan karena posisi tanjakan dan menikung.
“Bus Sriwijaya tersebut terjun ke jurang sedalam sekitar 50 meter dan masuk aliran sungai Lematang bersama puluhan penumpang baik anak-anak, perempuan dan dewasa,” ungkap dia.













