Health

Penyakit yang Membuat Penderitanya Tak Boleh Makan Gluten

×

Penyakit yang Membuat Penderitanya Tak Boleh Makan Gluten

Share this article

KORDANEWS -Belakangan, semakin banyak orang yang menjalani diet gluten free, dan mulai menghindari konsumsi makanan apapun yang mengandung gluten. Tak heran jika keberadaan gluten dalam makanan kini sering dianggap memberi efek negatif bagi kesehatan.

Padahal, sebagian besar penelitian mengklaim bahwa mengonsumsi gluten aman bagi semua orang, kecuali penderita penyakit celiac. Namun di sisi lain, beberapa peneliti kesehatan percaya bahwa bahaya gluten juga dapat terjadi pada beberapa orang memiliki kondisi kesehatan tertentu lainnya.

Apa itu gluten?
Gluten adalah jenis protein yang ditemukan dalam biji-bijian terutama gandum, gandum hitam (rye), dan jali (barley). Gandum adalah sumber gluten yang paling banyak dikonsumsi. Dua protein utama dalam gluten adalah gliadin dan glutenin. Gliadin yang bertanggung jawab atas sebagian besar efek negatif bagi kesehatan.

Pada produk olahan, gluten dapat membantu proses pengembangan saat membuat roti, sekaligus memberikan tekstur kenyal pada roti. Saat tepung dicampur dengan air, gluten membentuk jaringan lengket yang memiliki konsistensi seperti lem. Sifat seperti lem ini yang membuat adonan menjadi elastis, dan membuat roti mengambang saat dipanggang. Selain itu, sifat perekat ini jugalah yang memberikan tekstur kenyal.

Tapi, penderita penyakit ini tak boleh makan gluten
1. Penyakit celiac
Penyakit celiac adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh seseorang salah mengenali gluten sebagai bahan asing yang mengancam tubuh. Sistem imun kemudian menyerang gluten dan lapisan usus kecil, sehingga menyebabkan kerusakan pada vili usus yang akhirnya menurunkan kemampuan usus dalam menyerap nutrisi.

Kondisi ini juga yang menyebabkan kekurangan nutrisi, berbagai masalah pencernaan, serta meningkatkan berbagai risiko penyakit lain.

Gejala penyakit celiac yang paling umum adalah gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit, sakit kepala, dan penurunan berat badan. Beberapa orang juga mungkin tidak memiliki gejala penceran, namun mungkin memiliki gejala lain seperti anemia dan kelelahan.

Penyakit celiac bisa menjadi sangat sulit untuk didiagnosis. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa hingga 80 persen orang dengan penyakit celiac tidak mengetahui jika mereka memiliki penyakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *