KORDANEWS – Intensitas curah hujan yang tinggi dari siang hari, Minggu (29/12) hingga dini hari Senin, (30/12) sekira pukul 04.30 WIB yang mengguyur Kecamatan Mulak dan sekitar sebabkan salah satu jembatan utama penghubung desa Pengentaan dan desa Lesung Batu, kecamatan Mulak sebingkai, kabupaten Lahat Sumatera Selatan ambruk.
Akibatnya, lima desa yang sering menggunakan jembatan dimaksud dipastikan terisolir. Lima desa tersebut yakni desa Lesung batu, desa Ayek puar, desa Lawang agung, desa Padang kandis dan desa Pajar Bulan.
Selain itu aktifitas roda pemerintahan kecamatan juga dipastikan tidak bisa berjalan, karena dampak jembatan yang roboh ini merupakan jalur utama ke kantor Kecamatan bila berjalan dari arah Kota Lahat, satu satunya jalur yaang bisa digunakan yakni berputar arah melalui kabupaten Muara Enim.
Dili Kepala desa Padang Kandis, Mulak saat dibincangi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan Dili, akibatnya desa Padang kandis terisolir karena jembatan yang roboh merupakan jembatan utama yang menghubungkan desanya menuju Kota Lahat.
“Jembatan yang roboh merupakan jembatan utama menuju desa kami. Musibah ini karena derasnya hujan yang mengguyur Kecamatan mulak hingga subuh tadi. Kami mengetahui musibah ini sekira pukul 04.30 WIB dan sekarang kami masih di tempat kejadian,”kata kades dibincangi via telpon.
Dilanjutkan Dili, sudah ada pihak kepolisian maupun TNI yang berada di lokasi. Dili berharap akan segera ada solusi terkait musibah dimaksud.













