KORDANEWS – Bagi yang sedang menjalani program diet, Anda tentu sering dihadapkan pada anjuran untuk memperbanyak minum air putih. Lebih-lebih jika air putih itu dingin yang dianggap dapat bakar kalori lebih banyak.
Secara umum, air putih dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengontrol nafsu makan dan membuat Anda kenyang lebih cepat. Baiknya lagi, air putih juga tidak mengandung kalori dan gula.
Namun, beredar anggapan bahwa air putih yang dingin lebih efektif untuk bakar kalori lebih banyak. Benarkah demikian?
Benarkah air dingin bakar kalori lebih banyak?
Air dingin disebut-sebut lebih efektif untuk membakar kalori. Anggapan ini pun tidak sepenuhnya salah. American College of Sports Medicine and the International Society of Sports Nutrition bahkan menyarankan konsumsi air dingin setelah berolahraga. Minum air dingin akan membantu mengurangi kenaikan suhu tubuh yang bisa menghambat tingkat ketahanan tubuh saat berolahraga.
Sebuah penelitian yang diadakan di Jerman pada tahun 2003 pun turut melakukan pengamatan pada efek air dingin pada tubuh.
Berdasarkan hasil yang ditarik dari 14 orang peserta, ditemukan bahwa meminum air dingin sebanyak 500 ml dapat meningkatkan aktivitas tubuh untuk bakar kalori sampai 30% selama lebih dari satu jam.
Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh reaksi tubuh pada efek termogenik yang bekerja lebih keras untuk menghangatkan air sehingga berdampak pada terbakarnya kalori.
Selain itu, kekhawatiran akan air dingin yang dapat menghambat sistem pencernaan juga tidak terbukti. Pasalnya, air dingin yang masuk ke tubuh akan mengalami penyesuaian dengan suhu tubuh sehingga akan menjadi lebih hangat setelah lima menit meminumnya. Terutama jika diminum usai olahraga, air akan menggantikan keringat yang hilang dan mencegah dehidrasi.
Air dingin tidak memberi dampak yang signifikan untuk bakar kalori













