Health

Benar Kah Gangguan Panik Picu Penyalahgunaan NAPZA

×

Benar Kah Gangguan Panik Picu Penyalahgunaan NAPZA

Share this article

KORDANEWS – Kecemasan yang berlebihan membuat kamu mengalami gangguan panik atau serangan panik yang terjadi secara tiba-tiba. Memang, sebagai respon normal tubuh, seseorang yang mengalami kecemasan didera rasa panik. Namun, pada seseorang yang memiliki perasaan cemas yang berlebihan, tingkat stres yang tinggi, dan khawatir akan terjadi berulang kali tanpa mengenal waktu tanpa adanya hal yang sebenarnya harus dicemaskan.

Stres biasanya menjadi penyebab seseorang mengalami rasa cemas yang berisiko berujung pada gangguan panik. Sayangnya, ini lebih sering dialami oleh wanita alih-alih pria, karena tingkatan stres pada wanita memang terbilang lebih tinggi. Tentu saja, stres semakin meningkat ketika seseorang beranjak remaja. Penyebabnya juga beragam, mulai dari masalah finansial hingga hubungan dengan pasangan.

Benarkah Gangguan Panik Picu Penyalahgunaan Napza?
Sebenarnya, gangguan panik tidak boleh dibiarkan begitu saja. Ketika tidak mendapatkan penanganan, kondisi ini bisa berujung pada stres dan depresi berkepanjangan. Akibatnya, tidak jarang terjadi kasus percobaan bunuh diri maupun kasus bunuh diri sebagai dampak dari depresi yang tidak diketahui. Ternyata, kondisi ini sangat serius dan tidak boleh dianggap remeh, ya!

Kalau itu terjadi pada diri kamu, segeralah bercerita pada pasangan, keluarga, atau teman terdekat yang kamu percayai. Kalau kamu terlalu takut untuk melakukannya, coba ceritakan pada ahli psikologi, sehingga tidak hanya merasa lebih lega, kamu juga mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa membuat janji langsung dengan dokter di rumah sakit terdekat

Gejala utama dari terjadinya gangguan panik adalah serangan panik yang terus-menerus terjadi. Bahkan, ini masih kamu alami meskipun penyebabnya sudah tidak ada lagi. Gejala lain yang turut muncul seperti sesak napas, mati rasa pada kaki dan tangan, menggigil, tubuh gemetar, kejang, berkeringat dingin, jantung berdebar, mulut kering, sakit kepala, hingga rasa takut yang berlebihan pada suatu hal yang mungkin tidak nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *