Health

Efek Kesehatan Yang Mungkin Terjadi Saat Sering Minum Kopi Instan

×

Efek Kesehatan Yang Mungkin Terjadi Saat Sering Minum Kopi Instan

Share this article

KORDANEWS – Kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian besar orang. Menikmati secangkir kopi setidaknya satu hari sekali, mungkin juga sudah menjadi suatu keharusan. Hal ini yang terkadang membuat Anda memilih kopi instan jika sedang ingin minum kopi secara praktis. Meski memiliki cita rasa dan proses pembuatan yang berbeda, kopi apapun dampaknya sama. Namun, apakah terdapat efek minum kopi instan setiap hari yang bisa meningkatkan risiko penyakit tertentu?

Efek minum kopi instan setiap hari bagi kesehatan
Kopi instan cukup umum ditemukan dan dikonsumsi masyarakat. Jenisnya pun berbagai macam. Apabila Anda merupakan salah satu orang yang rutin minum kopi instan, selalu perhatikan kandungan dan informasi gizi yang tertera pada kemasan.

Kandungan kopi yang paling dikenal adalah kafein. Di sisi lain, kandungan dari kopi instan yang cukup menarik perhatian karena berpotensi merugikan masalah kesehatan adalah acrylamide.

Acrylamide merupakan senyawa kimia yang terbentuk dari proses pemanggangan biji kopi dan juga dapat ditemukan pada asap, peralatan rumah tangga, produk perawatan diri, dan makanan.

Kopi instan memiliki kandungan acrylamide yang tinggi. Menurut penelitian yang diterbitkan di Roczniki Panstwowego Zakladu Higieny, kandungan acrylamide dalam kopi instan dua kali lebih banyak dibandingkan kopi pada umumnya.

Apa itu acrylamide?
Penelitian menunjukkan bahwa acrylamide didefinisikan sebagai kontaminasi makanan yang dapat menumpuk di dalam tubuh dan berisiko menyebabkan neuropati atau hilangnya fungsi sistem saraf tepi. Terlalu banyak mengonsumsi senyawa kimia ini juga dapat meningkatkan risiko kanker, menurut American Cancer Society.

Namun, jumlah acrylamide yang terdapat pada kopi instan dan meski ditambah dari makanan untungnya belum mencapai angka yang dapat membahayakan tubuh.

Oleh karena itu, mengonsumsi kopi instan seharusnya tidak akan meningkatkan risiko penyakit akibat acrylamide asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *